MARKAS BESAR

Gagahi Anak Dibawahi Umur Sejak Januari, ID Dilaporkan ke Polres Padang Panjang

Tersangka ID saat mendapat perawatan di Rumah Sakit Ibnu Padang Panjang, setelah dihajar masyarakat dan keluarga Mawar, wanita usia muda yang dihamilinya (foto: ist)

Padang Panjang, mediapolisi.com – Seorang Guru Honorer dan pemilik usaha sekolah musik di Padang Panjang berinisal ID, 51, diamankan Polres Padang Panjang, Senin (14/10) setelah ketahuan menyetubuhi anak dibawah umur hingga hamil. 

Sebelum ditahan, Pelaku yang berdomisili di Jl. Arif Rahman Hakim Balai Balai Dalam Kota Padang Panjang sempat dihajar sampai babak belur oleh keluarga korban, Minggu (13/10) malam dan mendapat perawatan di Rumah Sakit Ibnu Sina Padang Panjang.

“Pelaku sudah kami amankan di Polres Padang Panjang guna proses hukum selanjutnya. Penahanan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari ibu korban berinisial DE,” tulis Kapolres Padang Panjang AKBP Sugeng Hariyadi di laman WAG polres Padang Padang, Selasa (15/10) sore.

Kapolres menyatakan, kasus ini diawali dengan kecurigaan ibu korban berinisal DE, 37, warga Tanah Hitam, Padang Panjang, terhadap Mawar yang selalu terlihat kelelahan.

Untuk menjawab rasa penasaran, DE kemudian membeli peralatan tester kehamilan dan melakukan tester terhadap Mawar.

Dari hasil tester, diketahui  bahwa Mawar positif hamil. Tidak puas dengan hasil tester, sang ibu membawa anaknya ke rumah salah satu bidan dan meminta anaknya diperiksa kehamilan.

Hasil pemeriksaan Bidan ternyata Mawar sudah lama hamil, dengan usia kandungan sudah mendekati masa kelahiran bayi yakni 37 -38 bulan.

Setelah mengetahui dirinya hamil. Maka Mawar membuka kedok ID di depan Ibu dan keluarganya, bahwa yang menghamili dirinya adalah ID, yang notabene juga guru les privat musik.

Merasa tidak puas atas kejadian yang menimpa Mawar, keluarga korban dan masyarakat setempat mencari ID di tempat usahanya, sebuah les musik bernama Balada Music, di Kawasan Balai Balai Padang Panjang Barat.

BACA JUGA :  Pengiriman TKI Ilegal di Batam Centre Masih Marak, Meski Polisi Aktif Merazia.

Saat itu, ID yang sedang bermain organ langsung diinterogasi dan mengakui telah menghamili Mawar dan mengaku akan bertanggungjawab atas perbuatannya.

Mendapat pengakuan pelaku, keluarga korban dan masyarakat kalap dan menghajar ID sampai babak belur.

Setelah itu, pelaku dibawa masyarakat ke Polres Padang Panjang dan sekaligus ibu korban membuat laporan atas perbuatan pidana pelaku.

Sementara Pelaku yang sudah babak belur sempat diberikan perawatan di Rumah Sakit Ibnu Sina Padang Panjang, dan kini telah itu ditahan di Mapolres Padang Panjang.

Di dalam laporan yang dibuat Ibu Korban, pelaku ternyata telah menyetubuhi korban sejak Januari 2019 lalu. Saat itu Mawar berhasil diperdaya ID, setelah Mawar dan temannya sedang berada di tempat les musik pelaku.

Menurut Kasat Reskrim Polres Padang Panjang AKP Hidup Mulia, SH, MH, saat kejadian pertama yang menimpa Mawar, pelaku ID sempat memberikan minuman yang membuat Mawar pusing. Kuat dugaan saat itulah ID pertama kali meniduri Mawar.

Sampai saat kemudian Mawar diketahui telah hamil besar saat ini, kata Hidup Mulia, ID telah empat kali menyetubuhi Mawar. Namun Hidup Mulia tidak menjelaskan kapan waktu dan tempatnya.

Sementara itu dari informasi yang berkembang di masyarakat Balai Balai Padang Panjang, diketahui bahwa ID selama ini adalah guru yang aktif melakukan kegiatan ekstra di sekolah dasar di Padang Panjang, terutama kegiatan musik dan pramuka. (awe)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close