Menyoal Tanah Bongkaran Tanah Abang, Kuasa Hukum Ahli Waris : Lahan Itu Ada Alas Hak, Tidak Bisa di Kelola PT. KAI - Mediapolisi.id
PATROLI

Menyoal Tanah Bongkaran Tanah Abang, Kuasa Hukum Ahli Waris : Lahan Itu Ada Alas Hak, Tidak Bisa di Kelola PT. KAI

Jakarta Pusat – Kamis, 6 Juli 2023 bertempat disalah satu ruang kantor yang terletak di bongkaran Tanah Abang, Kuasa hukum ahli waris (ES) yang di ketuai Alexander Kilikily Umboh, SH, CLS. dan didampingi tim Pengacaranya di antaranya Prof.Dr. Nuno Magno, SH, MH. , Ade Darajat Martadikusuma, SH. dan Febriandri Sinaga, SH. , menjelaskan beberapa Hal terkait kedatangan pihak PT.KAI pada hari Rabu lalu.

Menurut Alexsander Kemarin pihak dari PT.KAI dan kuasa hukumnya (tidak membawa surat kuasa) datang kemari bersama sejumlah pegawai dan banyak anggota TNI beserta sejumlah truck yang memenuhi jalanan pasar tanah abang.

“kalau maksut dan tujuan PT. KAI mereka merasa ini tanah milik PT. KAI dan mau melakukan pengosongan namun menurut keterangan Klien kami ini adalah tanah warisan berdasarkan Aanslag dan Verponding Indonesia Kohir No. 946 dan dilengkapi dokumen-dokumen Pendukung lainnya,” kata Alexsander saat di wawancara di Bongkaran, Minggu (9/7/2023).

Lebih lantut, Alexsander beserta tim menjelaskan, dengan dasar itu tanah ini ditempati dan dikelola oleh ahli waris, kerabat dan pihak yang diberi kepercayaan.

“Nah kalo maksud dan tujuan sejumlah besar anggota TNI itu kami kurang Paham karena belum ada surat atau pun informasi yang kami terima terkait kedatangannya, namun sempat ada 2 oknum perwira TNI dan anggotanya yang mendatangi masuk kedalam kantor bongkaran dan menanyai kami terkait permasalahan dengan PT.KAI berdasarkan perintah, kami ga tahu isi perintahnya dan siapa yang memerintahkan,” kata Alexsander di dampingi tim pengacaranya.

Kemudian Alexander kilikily menjelaskan situasi kemarin cukup meresahkan bagi warga yang ada di lokasi apa lagi disini kan (lahan bongkaran) tempat parkir truck, bus dan travel (tujuannya untuk membantu Pemerintah khususnya tingkat DKI Jakarta dalam mengurai kemacetan, secara khusus di kawasan obyek vital pasar tanah abang) jadi penumpang-penumpang dari kendaraan-kendaraan tersebut yang ga tahu apa-apa jadi bingung dan beberapa mengaku ketakutan, ditambah lagi disini ada masjid, kantin dan tempat-tempat perbelanjaan.

BACA JUGA :  Kapolres Pandeglang Ajak Peran Aktif Masyarakat Wujudkan Pemilu Damai

Menurut Alexander kilikily, Kami diberi Informasi bahwa hari Kamis Kemaren akan dilakukan penertiban namun seperti yang terlihat itu tidak terjadi atau dapat dikatakan gagal. Alexsander dan Tim menanyakan kenapa alasannya tapi yang jelas kemarin kami dijanjikan oleh PT.KAI untuk mediasi terkait data yang kami miliki masing-masing untuk mendapatkan solusi baik namun nyatanya baik pihak PT.KAI maupun Kuasa Hukum nya meminta tunda setelah ditunggu seharian untuk pertemuan tersebut tanpa alasan yang jelas.

“Kalo kami dari Kuasa Hukum ahli Waris tentu berharap semua masalah dapat diatasi dengan cara yang baik dan terhormat, semua pasti ada jalan keluarnya bila masing-masing pihak merasa memiliki bisa dilakukan Proses Mediasi atau Litigasi, dan bukannya dengan cara Paksa disertai kekerasan seperti yang biasa kita lihat di berbagai pemberitaan sebab klien kami dan semua disini masyarakat jadi kami berharap apabila ada keterlibatan aparat dalam pelaksanaan tugas apapun itu sekiranya dapat dijalankan tugasnya dengan Objektif, Humanis dan sesuai aturan Hukum yang berlaku,” tutupnya.

(Farhan)

Related posts

Peduli Kabut Asap Kapolsek dan Bhayangkari Ranting Tanjung Baru, Bagikan Masker

redaksi

Pendataan Tanah Masyarakat, Petugas Ukur Dikawal Kepolisian

redaksi

Warga Polisikan Kades Kramat Yang Diduga Raup Miliaran Rupiah Dari Praktek Pungli Program PTSL 2019

redaksi

Leave a Comment