Dituduh Terima Upeti, Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Theodorus Echeal Setiyawan : “Silakan Bawa Bukti, Akan Kami Proses”

Mediapolisi.id – JAKARTA –
Alih-alih mendapat apresiasi, kerja keras Polsek Pasar Minggu dalam menangani dugaan kasus loker bodong justru berbuah fitnah.

Jajaran Polsek dituding menerima upeti dari perusahaan penyalur tenaga kerja. Tudingan itu sampai ke ranah publik dengan narasi bahwa polisi sengaja tidak memproses kasus karena sudah “disetorkan”.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Pasar Minggu Kompol Theodorus Echeal Setiyawan angkat bicara. Ia membantah keras tuduhan yang dialamatkan ke anak buahnya.

“Silakan datang ke kantor kami dengan bukti. Jika memang ada anggota kami yang diduga terlibat, kami akan proses dan berikan sanksi tegas,” tegas Theo saat dikonfirmasi, Jumat 12/9/2026.

Theo menjelaskan, hingga saat ini belum ada unsur pidana yang bisa dinaikkan. Sebab, bukti permulaan yang cukup belum ada. Bahkan laporan polisi resmi terkait kasus dugaan loker bodong itu juga belum masuk ke Polsek Pasar Minggu.

Ia menyadari, isu loker bodong sengaja diblow up besar-besaran oleh pihak tertentu demi keuntungan instan.

“Ini risiko tugas. Sekarang masyarakat banyak yang pakai standar ‘no viral no justice’. Padahal viral tidak otomatis bisa jadi dasar menaikkan perkara ke pidana,” ujarnya.

Menurut Theo, hukum tetap harus berjalan sesuai bukti, bukan berdasarkan tekanan di media sosial.

Hingga berita ini diturunkan, Polsek Pasar Minggu masih membuka pintu bagi siapa pun yang memiliki bukti terkait dugaan loker bodong tersebut.

(Muhammad Rizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *