PATROLI

Terekam CCTV, Pencuri Sepeda Motor di Pademangan Akhirnya Ditangkap Polisi

Jakarta – Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Pademangan dibawah pimpinan Kanit Reskrim AKP.M Yamin berhasil menangkap pria inisial AGS yang di duga melakukan pencurian sepeda motor di Jl.Ancol barat 1 RT 002/001 Pademangan Jakarta Utara.

Keterangan itu disampaikan Kapolres Metro Jakarta Utara Kombespol Guruh Arif Darmawan saat saat ungkap kasus di halaman Mapolsek Pademangan pada selasa (12/01).

“Pada kamis 18/11 korban Dinda Maylina memarkirkan sepeda motor jenis Matic di depan rumahnya.Dan keesokan harinya saat korban ingin memakai sepeda motornya ternyata sudah tidak ada atau hilang”terang Guruh.

Akibat kejadian itu dikatakan Guruh,kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pademangan.

“Atas laporan dari korban,Tim opsnal Polsek Pademangan melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus AGS beserta barang bukti di kediamannya pada tanggal 30 desember 2020” jelasnya.

Menurut Guruh,Cara AGS dalam melakukan aksinya adalah sebelumnya AGS berjalan kaki mondar mandir dengan memakai sarung dan topi kupluk dengan berpura pura olah raga sepulang dari sholat di masjid yang tidak jauh dari tempat lokasi pencurian tersebut.Selanjutnya AGS pura pura istirahat dengan duduk diatas motor.dan setelah melihat situasi di sekitar tempat tersebut sepi,AGS langsung mengeluarkan kunci leter T dan konci magnet dari kantong celana yang di pakai.

“Selanjutnya dengan menggunakan kunci magnet,AGS membuka tutup kunci kontak sepeda motor tersebut hingga terbuka dan dibuat rusak sampai mesin sepeda motor tersebut menyala.Kemudian sepeda motor tersebut di bawa AGS ke daerah tangerang banten untuk di jual ke penadah,namun perbuatannya terekam cctv milik korban”kata Guruh.

Dari hasil pengembangan terhadap AGS,Tim opsnal berhasil mengamankan 3 pelaku lainnya yang di duga sebagai penadah dengan inisial SR,MR,dan US yang selanjutnya ikut diamankan ke Mapolsek Pademangan.

BACA JUGA :  Kapolda NTT Kunjungi Polres Sikka

“Untuk para tersangka terancam pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara”ucap Guruh.

Ar

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close