PATROLI

Jelang Ramadhan, Kapolsek Pasar Minggu Kumpulkan Tokoh Masyarakat dan Ormas

JAKARTA – Menjelang Ramadhan 1442 H/ tahun 2021, Tiga Pilar Kecamatan Pasar Minggu menggelar silaturahmi bersama tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat (Ormas) dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Pasar Minggu di aula Polsek Pasar Minggu Jum’at, 9/4/2021.

Demi menjaga kamtibmas Kapolsek Pasar Minggu Kompol Effi. M Zulkifli menjelaskan bahwa di wilayah Pasar Minggu ini dirinya melihat sinergisitas yang cukup baik antara tiga pilar dengan ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, sehingga alhamdulillah sampai saat ini tidak ada sesuatu hal yang sangat menjadi perhatian khusus, misal gesekan-gesekan antar ormas atau perselisihan kalaupun ada dapat langsung diselesaikan dengan cara-cara yang baik.

“Semua ini karena sinergisitas, silaturahmi dan pola pikir dan wawasan kita semua peran Ormas dan tokoh-tokoh di pasar minggu berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan kita yaitu menjaga kondisifitas wilayah Pasar Minggu, ” Jelas Effi.

Lebih lanjut Effi mengatakan bahwa ramadhan tahun ini bisa dilaksanakan seperti biasanya sholat trawih bersama, sholat subuh bersama dan berbuka puasa sudah di izinkan oleh pemerintah. Seyogyanya kita harus mensyukuri hal ini. Namun ada hal-hal yang perlu kita harus jaga setelah sholat traweh kumpul-kumpul massa, kumpul-kumpul anak muda sampai menjelang sahur. Menurut kami hal tersebut merupakan salah satu kerawanan, untuk itu kita perlu membuat stetmen supaya semua hal tersebut bisa teratasi dengan baik. Apalagi saat-saat ini di luar wilayah hukum pasar minggu lagi marak-maraknya seperti gank motor, balap motor dan begal diantaranya curanmor juga.

“Saya minta semua pihak bisa menyampaikan hal-hal ini kepada anggotanya ataupun warganya, agar saling menjaga, saling menghargai dan saling menghormati pada saat orang beribadah. Jangan sampai ada yg memasang petasan sehingga wilayah pasar minggu aman dan nyaman sampai lebaran kita bisa mendapatkan ketenangan, ” Kata kapolsek.

BACA JUGA :  Longsor Sukabumi, 3 Korban Luka, 41 Belum Ditemukan

Sementara itu Camat Pasar Minggu Arief Wibowo menyampaikan terkait dengan Ramadhan tahun ini di informasikan dan di perbolehkan beribadah seperti biasa, namun tetap kita menjaga prokesnya. Jangan sampai setelah sholat traweh, nongkrong dan kumpul-kumpul sehingga membuka cluster-cluster baru saat pulang ke rumah.

“Saya minta tolong kita sama menjaga dan melakukan prokes kita tingkatkan walau saat ini sudah zona kuning agar bergerak ke zona hijau memang di Pasar Minggu Antara yg sembuh dan masuk uber-uberan, ” Ucap Arif.

Dalam kesempatan yang sama Ndanramil Pasar Minggu Mayor Arm. Nawang menjelaskan dalam menyambut bulan suci ramadhan, mohon maaf kepada anggota-anggota ormas belum sempet kami sambangi. Alhamdulillah kami dapat atensi panglima dan ndandim bagaimana caranya kegiatan ramadhan ini aman dan nyaman. Namun ternyata Bapak Kapolsek telah mempunyai inisiatif lebih awal dan kegiatan ini baru kita yang menjalankan, untuk polsek-polsek lainnya belum melaksanakan. Untuk itu kami berharap ormas dan anggotanya memantau kegiatan sholat traweh di wilayahnya masing-masing untuk tetap menjalankan prokes sesuai anjuran pemerintah.

“Tolong kerjasamanya untuk ormas-ormas yang anggotanya banyak untuk memonitor kegiatan sholat traweh dan setelahnya agar tidak ada yang nongkrong serta kumpul-kumpul tidak jelas, karena anggota-anggota kami terbatas,” jelas Nawang.

Effi. Mz menambahkan Covid di pasar minggu memang sudah menurun dan masuk zona kuning, bukan berarti kita bisa kumpul sesuka hatinya. Maka dari kalian sebagai tokoh masyarakat, pemuda dan pemimpin ormas bisa menjadi suri tauladan yang baik. Kalau sampai nanti salah satu tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan ormas menyimpang dari aturan pemerintah terkait protokol kesehatan maka siapa lagi yang menjadi panutan warga, contohnya melaksanakan kegiatan kumpul-kumpul, kerumunan dengan ormas. Bisa melaksanakan ibadah sholat traweh, berbuka puasa bersama bukan berarti bisa kumpul setiap saat. Karena kumpul-kumpul itu bukan hanya bisa menyebarkan covid, tapi juga bisa memunculkan kerawanan-kerawanan di lingkungan.

BACA JUGA :  Kapolda Sulut Jadi Penguji Mahasiswa Calon Doktor Unsrat Manado

“Mari kita menyatukan persepsi supaya sama-sama menjaga kerukunan antar ormas, masyarakat demi terwujud kamtibmas di bulan ramadhan dan seterusnya,” tutupnya. (Ta’in)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close