DELAPAN ENAM

Ratusan PKL Kembali Ke Jalan. Petugas Satpol PP Pasar Minggu Seolah Enggan Tertibkan

JAKARTA – Jalan Raya Pasar Minggu dan Jalan Ragunan kembali sembrawut. Ratusan pedagang kaki lima (PKL) memenuhi jalan-jalan tersebut sejak jam 21.00 Wib hingga pagi hari. Sepanjang jalan Ragunan, dari lampu merah sampai ke depan Polsek Pasar Minggu, PKL berjualan dengan leluasa.

Padahal, keberadaan PKL tersebut sudah ditertibkan sekitar sepuluh hari yang lalu. Penertiban itu bisa disebut cukup berhasil.Karena ratusan PKL mau ditata berjualan pada area yang sudah disiapkan Pemda DKI Jakarta.Tapi, itu tidak berlangsung lama. Ratusan PKL itu, seolah dikomando kembali berjualan di luar area yang ditentukan.

Penertiban PKL memang jadi cerita klasik yang selalu berulang. Berbagai strategi untuk membina pedagang informal itu selalu berakhir dengan tidak memuaskan.

Bahkan beberapa waktu lalu, operasi penertiban dilaksanakan satu bulan penuh dan dipimpin langsung Isnawa Adji, Wakil Walikota Jakarta Selatan. Lebih dari seratusan Polisi Pamong Praja, Polsek dan Koramil Pasar Minggu bergerak dua puluh empat jam penuh turun ke lapangan.

Hasil penertiban itu cukup membuat warga dan pengguna jalan lega. Pemandangan semrawut dan kemacetan hilang seketika. Dan, seperti biasa, nafsu PKL memenuhi jalan dan dan badan jalan kembali tidak terbendung seiring berakhirnya operasi penertiban.
Kini, setelah ditertibkan berkali-kali, barisan PKL yang memang sudah memiliki jam terbang menyiasati situasi itu, kembali menggelar lapak dagangannya di sepanjang jalan, sehingga menimbulkan kemacetan dan pemandangan yang tidak menarik.

Peran Satpol PP sebagai ujung tombak penertiban PKL seolah tumpul.

Jumingke Sihole, Kasatpol PP Kecamatan Pasar Minggu berkali-kai menghindar ketika dikonfirmasi. Dengan alasan masih dalam situasi covid, dia tidak memberikan statemen apapun terkait dengan persoalan tersebut,

(Rzt)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close